November 10, 2009
Posted by: yulisubandi : Category:
Algoritma
#include <stdio.h>
void main() {
int i, j;
int n, m; //sebagai baris dan kolom
int a[10][10];//matriks 1
int b[10][10]; //matriks 2
int c[10][10]; //hasil penjumlahan dua matriks
printf(”Masukkan jumlah baris = “);
scanf(”%d”, &n);fflush (stdin);
printf(”Masukkan jumlah kolom = “);
scanf(”%d”,&m);fflush (stdin);
for(i = 0; i < n; i++)
for(j = 0; j < m; j++)
{
printf(”Masukan matriks a : “);
scanf(”%d”, &a[i][j]);
}
for(i = 0; i < n; i++)
for(j = 0; j < m; j++)
{
printf(”Masukan matriks b : “);
scanf(”%d”, &b[i][j]);
}
for(i = 0; i < n; i++)
for(j = 0; j < m; j++)
{
c[i][j] = a[i][j] + b[i][j];
}
printf(”Hasil penjumlahan 2 matriks adalah : \n”);
for(i = 0; i < n; i++){
for(j = 0; j < m; j++)
{
printf(”%4d”, c[i][j]);
}
printf(”\n”);}
getchar();
}
November 09, 2009
Posted by: yulisubandi : Category:
Algoritma
#include<stdio.h>
#include<time.h>
#include<stdlib.h>
#include<string.h>
#include<ctype.h>
void clear(){
for(int i=0;i<25;i++)printf(”\n”);
}
void main(){
//cara cetak ASCII
printf(”Cara mencetak ASCII\n\n”);
printf(”Karakter ASCII dari 3 adalah : %c\n”,3);
printf(”Karakter ASCII dari 2 adalah : %c\n”,2);
printf(”Karakter ASCII dari 65 adalah : %c\n”,65);
printf(”Karakter ASCII dari 99 adalah : %c\n”,99);
printf(”Karakter ASCII dari 5 adalah : %c\n”,5);
//cara mengetahui nilai ASCII dari sebuah karakter
printf(”\nCara mengetahui nilai ASCII dari sebuah karakter\n\n”);
printf(”Nilai ASCII a = %d\n”,’a');
printf(”Nilai ASCII B = %d\n”,’B');
printf(”Nilai ASCII E = %d\n”,’E');
printf(”Nilai ASCII e = %d\n”,’e');
printf(”\nTekan enter untuk lanjut..\n”);
getchar();
clear(); Read more…
November 06, 2009
Posted by: yulisubandi : Category:
Algoritma
Instruksi For, While, dan do While.
Kita dapat menggunakan ketiga instruksi tersebut untuk melakukan suatu
proses pengulangan namun sebenarnya masing-masing instruksi
tersebut memilik karakteristik yang berbeda.
instruksi For tepat digunakan untuk melakukan proses pengulangan yang
frekuensinya pengulangan telah diketahui dari awal.
instruksi while tepat digunakan saat melakukan proses pengulangan yang
frekuensi pengulangannya tidak diketahui dari awal, bahkan sama
sekali tidak diketahui.
instruksi do while tepat digunakan untuk melaksanakan proses
pengulangan yang frekuensi pengulangannya tidak diketahui dari
awal, tetapi proses di dalam instruksi do while pasti dilakukan min satu
kali.
Read more…