online poker

Penjumlahan Dua Matriks dengan C++

Posted by: yulisubandi  :  Category: Algoritma

#include <stdio.h>

void main() {
int i, j;
int n, m; //sebagai baris dan kolom
int a[10][10];//matriks 1
int b[10][10]; //matriks 2
int c[10][10]; //hasil penjumlahan dua matriks

printf(”Masukkan jumlah baris = “);
scanf(”%d”, &n);fflush (stdin);
printf(”Masukkan jumlah kolom = “);
scanf(”%d”,&m);fflush (stdin);

for(i = 0; i < n; i++)
for(j = 0; j < m; j++)
{
printf(”Masukan matriks a : “);
scanf(”%d”, &a[i][j]);
}

for(i = 0; i < n; i++)
for(j = 0; j < m; j++)
{
printf(”Masukan matriks b : “);
scanf(”%d”, &b[i][j]);
}

for(i = 0; i < n; i++)
for(j = 0; j < m; j++)
{
c[i][j] = a[i][j] + b[i][j];
}

printf(”Hasil penjumlahan 2 matriks adalah : \n”);
for(i = 0; i < n; i++){
for(j = 0; j < m; j++)
{
printf(”%4d”, c[i][j]);
}

printf(”\n”);}

getchar();
}

Sintax C++

Posted by: yulisubandi  :  Category: Algoritma

#include<stdio.h>
#include<time.h>
#include<stdlib.h>
#include<string.h>
#include<ctype.h>

void clear(){
for(int i=0;i<25;i++)printf(”\n”);
}

void main(){
//cara cetak ASCII
printf(”Cara mencetak ASCII\n\n”);

printf(”Karakter ASCII dari 3  adalah : %c\n”,3);
printf(”Karakter ASCII dari 2  adalah : %c\n”,2);
printf(”Karakter ASCII dari 65 adalah : %c\n”,65);
printf(”Karakter ASCII dari 99 adalah : %c\n”,99);
printf(”Karakter ASCII dari 5  adalah : %c\n”,5);

//cara mengetahui nilai ASCII dari sebuah karakter
printf(”\nCara mengetahui nilai ASCII dari sebuah karakter\n\n”);

printf(”Nilai ASCII a = %d\n”,’a');
printf(”Nilai ASCII B = %d\n”,’B');
printf(”Nilai ASCII E = %d\n”,’E');
printf(”Nilai ASCII e = %d\n”,’e');

printf(”\nTekan enter untuk lanjut..\n”);
getchar();
clear(); Read more…

For,While,Do-While untuk Menampilkan Bilangan Ganjil dari 0 s/d N

Posted by: yulisubandi  :  Category: Algoritma

Instruksi For, While, dan do While.


Kita dapat menggunakan ketiga instruksi tersebut untuk melakukan suatu

proses pengulangan namun sebenarnya masing-masing instruksi

tersebut memilik karakteristik yang berbeda.


instruksi For tepat digunakan untuk melakukan proses pengulangan yang

frekuensinya pengulangan telah diketahui dari awal.


instruksi while tepat digunakan saat melakukan proses pengulangan yang

frekuensi pengulangannya tidak diketahui dari awal, bahkan sama

sekali tidak diketahui.


instruksi do while tepat digunakan untuk melaksanakan proses

pengulangan yang frekuensi pengulangannya tidak diketahui dari

awal, tetapi proses di dalam instruksi do while pasti dilakukan min satu

kali.

Read more…